Saat-Saat Terindah Seorang Musafir yang Hanya Staf Biasa
29 April 2007
Tasbih Hujan, dihari Jum’at
Di masjid, saat jum’at, ada sepohon kayu bermunajad
Hujan mengiringi tasbihnya dengan zikir yang terucap cepat
Di samping pintu menghadap kiblat
Sepungguk rindu memohon kepadaMu
Carikanlah seseorang untuknya, yang lucu
Lucu disini, bukan lucu haha hihi
Tapi lucu yang tidak menyesali apalagi menangisi
Ketika banyak Kau beri
Cobaan yang mesti kami pecahi
Hujanpun tidak bisa memaksanya berhenti bermunajad
Ia akan begitu selamanya , jika itu perlu
hanya untuk menunggu, teman hidup yang lucu.
20 January 2007
Jadikan Dia Untukku
Begitu besar makna hidup berumah-tangga sampai Rasulullah mengatakan bahwa didalam hidup berumah-tangga sudah terkandung separuh urusan agama.
Datangnya akan meluruskanku pada jalan-Mu
Senyumnya akan meluluhkanku akan cinta-Mu
Hatinya pun telah Kau bukakan
Seperti Kau lembutkan hati Bilqis untuk Sulaiman
Bersamanya akan menenangkanku
Seperti air wudhu yang membersihkan
Maka jadikan ia untukku
Seperti Khadijah bagi junjunganku
Labels: Aurumku
