Saat-Saat Terindah Seorang Musafir yang Hanya Staf Biasa

29 April 2007

Tasbih Hujan, dihari Jum’at

Di masjid, saat jum’at, ada sepohon kayu bermunajad
Hujan mengiringi tasbihnya dengan zikir yang terucap cepat
Di samping pintu menghadap kiblat
Sepungguk rindu memohon kepadaMu
Carikanlah seseorang untuknya, yang lucu
Lucu disini, bukan lucu haha hihi
Tapi lucu yang tidak menyesali apalagi menangisi
Ketika banyak Kau beri
Cobaan yang mesti kami pecahi

Di masjid, selepas jum’at,
Hujanpun tidak bisa memaksanya berhenti bermunajad
Ia akan begitu selamanya , jika itu perlu
hanya untuk menunggu, teman hidup yang lucu.

Labels: ,

posted by Dedi Wahyudi at 12:58 PM 0 comments

20 January 2007

Jadikan Dia Untukku

Kualitas manusia hanya akan diketahui dan teruji setelah mereka hidup berumah-tangga, karena dengan hidup berumah-tangga akan dapat diketahui kualitas, kapasitas, dan sifat-sifat kepribadiannya. Dalam hidup berumah tanggalah maka seseorang akan teruji kepribadiannya, tanggung jawabnya, keibuannya, kebapakannya, kesabarannya, dan sebagainya.

Begitu besar makna hidup berumah-tangga sampai Rasulullah mengatakan bahwa didalam hidup berumah-tangga sudah terkandung separuh urusan agama.

Datangnya akan meluruskanku pada jalan-Mu
Senyumnya akan meluluhkanku akan cinta-Mu
Hatinya pun telah Kau bukakan
Seperti Kau lembutkan hati Bilqis untuk Sulaiman

Bersamanya akan menenangkanku
Seperti air wudhu yang membersihkan
Maka jadikan ia untukku
Seperti Khadijah bagi junjunganku

Labels:

posted by Dedi Wahyudi at 2:41 PM 0 comments